Teknik
Instalasi Tenaga listrik
MELILIT, MENGOPERASIKAN & MEMBONGKAR
MOTOR LISTRIK 1 PHASE
Untuk Menyelesaikan Tugas Praktek KKH
Disusun Oleh : Ilham
Ridwana
Kelas :
XII
- TITL 3
Dari Kelompok : 3
Jl.
Noenoeng Tisnasaputra, Kahuripan – Tawang
Telp.(0265)331839
Tasikmalaya 46112
E-mail
: smkn_2_tsm@yahoo.com
BAB I
MELILIT MOTOR 1 PHASE
1.
Macam – macam Alat & Bahan
a. Bahan – bahan Penghantar Listrik
Ø Macam Isolasinya : Kawat belitan yang
digunakan adalah kawat email
Ø Ukuran penampangnya, kawat tembaga dengan luas
penampang yaitu :
Kumparan Utama (KU) :
Kumparan Bantu (KB) :
b.
Bahan – bahan
Pelindung
Ø Isolasi untuk alur : Mika Lembaran
Ø Isolasi untuk membungkus kepala kumparan dari
belitan atau kumparan – kumparan lain : Lembaran
kertas prespan hijau
Ø Bahan pelindung kumparan pada alur akibat
putaran atau gesekan Rotor motor listrik : Mika
lembaran dan pasak
c.
Alat – alat
(Perkakas Tangan)
Ø Untuk membelit mesin – mesin listrik (stator
motor listrik) : Tang Lancip, Coil
Winding, Gunting kertas/kain, Pukul Kayu, Bilah (kayu), Cutter, Mal Kayu,
Pembatas mal, Klos.
Ø Untuk macam bukan membelit : Solder, Tinol, Selongsong, Benang Kasur.
d.
Alat – alat Mesin
·
Gurinda
·
Mesin Bor (kayu)
·
Gergaji besi
·
Gergaji kayu
·
Ragum
e.
Alat – alat Ukur
Listrik
·
AVO-meter/Multitaster
·
Tang ampere
·
Tachometer
·
Meger
f.
Alat Ukur Mekanik
·
Mistar
·
Micrometer
2. Langkah
Kerja
a. Proses Pengukuran dan pemasangan Mika/Prespan
§ Siapkan gunting, penggaris, dan pensil.
§ Sebelum mengukur mika, terlebih dahulu ukur
panjang (diberi toleransi 2 mm) dan lebar pada alur motor.
§ Ukur panjang dan lebar mika sesuai dengan
ukuran pada alur motor yang telah diukur tadi, kemudian potong (potongan mika
harus berjumlah 24 buah/sesuai dengan jumlah alur pada motor).
§ Setelah itu, masukkan mika kedalam alur motor.
Ujung mika delengkungkan supaya mika terpasang dengan rapi dan tidak tidak
keluar dari laur motor.
b. Proses Pembuatan Cetakan Lilitan Motor
§ Setelah seluruh alur motor terisi dengan
mika/prespan, langkah selanjutnya adalah mengukur panjang kawat email pada alur
:
a. Untuk alur KU1 (4 ke 9 ; 3 ke 10 ; 2 ke 11 ; 1
ke 12)
b. Untuk alur KU2 (16 ke 21 ; 15 ke 22 ; 14 ke 23
; 13 ke 24)
c. Untuk alur KB1 (8 ke 17 ; 7 ke 18)
d. Untuk alur KB2 (20 ke 5 ; 19 ke 6)
§ Setelah diukur, potong papan kayu berbentuk
persegi dengan ukuran kelompok sama dengan panjang tembaga/sama besar alur pada stator yang telah diukur tadi.
§ Potong papan triplek dengan bentuk dan ukuran
yang sama dengan papan kayu. Tetapi ukuran papan triplek harus lebih besar dari
papan kayu yaitu dengan menambahkan 2/3 cm dari ukuran papan kayu tadi.
§ Maka diperoleh 4 papan kayu dan 4 papan
triplek dengan masing-masing memiliki ukuran yang berbeda.
§ Ukuran
papan kayu berbentuk Persegi :
a.
Ukuran kayu untuk
kumparan utama (KU), menggunakan 4 papan kayu :
1.
5X5 cm
2.
6X6 cm
3.
7X7 cm
4.
8X8 cm
b.
Ukuran kayu untuk
kumparan bantu (KB), menggunakan 2 papan kayu :
1.
6X6 cm
2.
7X7 cm
§
Lubangi papan
kayu dan triplek tersebut tepat ditengah persegi dengan menggunakan Bor Kayu.
§
Lalu gunakan
kikir untuk menghaluskan bagian pinggir dan tengah pada papan kayu dan triplek.
c. Proses Pelilitan Kumparan Motor
§ Sebelum mengggulung lilitan, terlebih dahulu
pasang papan kayu dan triplek pada alat penggulung secara silang yakni dengan
urutan dari ukuran yang besar ke ukuran yang kecil.
§ Kemudian kawat email digulung pada kayu yang
kita buat tadi. Banyaknya lilitan tiap kumparan :
a.
Untuk kumparan
utama (KU 1 & KU 2) :
1.
5X5 cm yaitu 120
Lilitan
2.
6X6 cm yaitu 130
Lilitan
3.
7X7 cm yaitu 140
Lilitan
4.
8X8 cm yaitu 150
Lilitan
b.
Untuk kumparan
bantu (KB 1 & KB 2) :
1.
6X6 cm yaitu 180
Lilitan
2.
7X7 cm yaitu 190
Lilitan
§
Setelah selesai
di gulung, ikatlah tiap kumparan dengan bola kasur.
§
Periksa gulungan
dengan menggunakan AVO meter, lihatlah apakah gulungan sudah terhubung atau
belum.
§
Apabila telah
terhubung, kumparan siap untuk dimasukkan ke dalam alur motor yang telah
ditentukan.
d. Pemasangan Kumparan Pada Alur
1.
Pemasukan
kumparan KU & KB
Tutupi
setiap lilitan yang sudah dimasukan kedalam alur dengan mika agar tidak keluar
kembali dengan panjang mika = Panjang alur + toleransi ±2 mm dan lebar ±1,5 cm.
2.
Penyambungan
Kumparan KU & KB
ü
Sambungkan ujung
kawat KU1 pada alur 12 ke Ujung KU2 pada alur 24 salah satu ujung kawatnya, dan
KB1 pada alur 18 keujung KU2 pada alur 6 salah satu ujung kawatnya.
ü
Sebelum di
solder, Kupas isolasi pada setiap ujung kawat yang akan di sambungkan dengan
menggunakan cutter atau digosok hingga berubah warna keputihan.
ü
Sambungkan dengan
menggunakan solder dan tinol lalu dibungkus oleh selongsong.
3.
Pemeriksaan
Kumparan KU & KB menggunakan AVOmeter
Ambil
AVO meter dan cek hubungannya dengan ohm meter, apabila menunjukan suatu harga
berarti lilitan tersebut bagus.
4.
Pemasangan Pasak
Pada Alur
Masukan pasak pada tiap-tiap alur
(bertujuan agar lilitan tidak keluar dari alurnya).
BAB II
Pengoperasian Motor dan Hasil Pengukuran
1. Pengoperasian
a.
Pasang Rotor dan
Tutup motor dan bagian-bagian yang lain.
b.
Kemudian
sambungkan KU1,KU2,KB1, dan KB2 kesumber listrik menurut rangkaian dibawah ini
:
A.
Gambar
rangkaian pengoperasian motor 1 phase.
Gambar
rangkaian pengoperasian motor 1 phase.
2. Hasil pengukuran
a. Tahanan (W)
ü Menggunakan AVO-meter
R KU1 – R KU2
= 3,5 W X 10
R KB1 – R KB2
= 3,2 W
X 10
ü Menggunakan Meger
R KU1 – R KB
1 = 300.000 W
R KU1 – Body
Motor = 200.000 W
R KB1 – Body
Motor = 200.000 W
b. Arus (I)
ü Menggunakan Tang Amper
I RKU = 0,3 A
I RKB = 0,6 A
I M = 0,1 A
c. Banyak Putaran (Rpm)
ü Menggunakan Tachometer
N putaran =
2942 Rpm
BAB III
Membongkar Motor Listrik 1 Phase
Setelah
memasang dan mengoperasikan Motor kemudian yang terakhir yaitu membongkar
Motor, dengan cara :
1. Lepas mur atau baut pengikat
2. lepas Rotor & Stator
3. Melepas kumparan stator
Kemudian yang
terakhir periksakan kembali bagian-bagian motor, takut-takutnya ada
bagian-bagian motor yang hilang.
BAB IV
GAMBAR BENTANGAN DAN PERHITUNGAN
KUMPARAN MOTOR
A.
Gambar Bentangan Motor 1 Phase 24
Alur 2 Kutub
Gambar Bentangan Motor 1 Phase 24
Alur 2 Kutub
B.
Perhitungan Kumparan
1.
Kumparan Utama (KU)
Ø KU1 :
Alur (4 – 9)
-> Awal KU1
Alur (3 – 10)
Alur (2 – 11)
Alur (1 – 12) -> Akhir KU1
Ø KU2 :
Alur (16 –
21) -> Awal KU2
Alur (15 –
22)
Alur (14 –
23)
Alur (13 –
24) -> Akhir KU2
2.
Kumparan Bantu (KB)
Ø KB1 :
Alur (8 – 17)
-> Awal KB1
Alur (7 – 18) -> Akhir KB1
Ø KB2 :
Alur (20 – 5)
-> Awal KB2
Alur (19 – 6)
-> Akhir KB2
BAB V
Kesimpulan
Dari hasil praktek kami, alhamdulillah pemasangan motr listrik 1 phase
yang kami kerjakan dapat beroperasi dengan baik. Meskipun saat dalam proses
pengerjaannya masih membutuhkan waktu yang cukup lama.
Kendala yang menghambat pekerjaan kami adalah ketika dalam proses melilit
dan memasukan kumparan/lilitan ke dalam alur stator, karena mungkin kami baru
pertama kali praktek motor listrik ini, dan mudah – mudahan praktek kedepannya
bisa lebih cepat dan lebih baik pengerjaannya.
Semoga dengan hasil praktek kami dan laporan yang saya buat ini dapat
bermanfaat untuk kelompok saya dan umumnya untuk kita semua. Amiin
Gambar Kerja

















sangat membantu digital marketing di indonesia
BalasHapusDINAMO AC (www.dinamogear.com)
BalasHapusDINAMO AC (www.dinamogear.com)
BalasHapusBorgata Hotel Casino & Spa - MapyRO
BalasHapusBorgata Hotel Casino & 제주도 출장샵 Spa. 파주 출장샵 722 Borgata Way. Atlantic City, NJ 08401. Directions · (609) 317-1000. Call 울산광역 출장샵 Now · More Info. Hours, Accepts Credit 1xbet Cards, 강원도 출장샵 Accepts Rating: 2.5 · 1,271 votes